Condition to experience deeper mystery of humanity
while embracing the Ultimate Mystery

The wind is gusting through the branches of the trees. Its dense body dashes mine and the surroundings, captivating my heart and fascinating my senses. Long for no more to foretaste the enigmatic consciousness afternoon. My absorption is that the joy emanates from the formless. Enthralled by my consciousness, which whooshing adores a shapeless gusty wind. I then comprehended that the awareness of “the brain” and “the heart” is in me. The human mind and heart are a vast mirror of the universe. Only through a clear mind and heart is the cosmos becoming aware of itself. Ultimately I get to the point of going beyond my ordinary thoughts and emotions. I transcend to the reborn awareness, entering into the unified field of consciousness where I have no mantra, thoughts, or emotions. All blending into oneness. I say this is a bliss that captures all of my senses of being. A glimpse of heaven is in me. I then write a title for this treasured experience: “For the love of God.”
Panduan Devosi MariaPanduan Menghayati Puisi Devosi Maria, menjadikan bahan meditasi:
Baris 1, Memulai dengan kerendahan hati…
Lalu mengarahkan pikiran kepada Allah…pikiran untuk berjumpa dengan Allah… Dari pikiran menjadi KEHENDAK…(baris ke 2).
Baris ke 3, membiarkan Rahmat bekerja… Allah memberikan hati nya, cintanya… Let God’s love enter to our mind….
Baris 4, pertemuan antara Iman (2) dan Rahmat (3)…. Merupakan karya keselamatan… Diungkapkan…shore in the middle… Disitu terjadi banyak mukjijat misteri kasih Allah…
Baris 5 to 7, pergumulan batin untuk berjumpa dengan Allah…
Baris 8 sebuah ajakan kesadaran bahwa untuk berjumpa dengan allah perlu vigiliant, siap siaga, berjaga jaga, awareness, be mindful.
Baris 9 bahwa doa yang diulang ulang seperti Rosario menyiapkan batin di bait ke 8, untuk vigiliant, menjadi rantai penghubung bumi dan surga…(baris 10) ajakan mengajukan permohonan specific utama (nucleus) kepada Allah…(11) bahkan dari hal hal seperti debu sampai hal hal hal surgawi…
Baris12, semua permohonan yang ditujukan semoga menyentuh senses perasaan perasaan indera Allah…sehingga di notice…
Baris 13 selanjutnya meneruskan dengan doa murni… Salam Maria….
Amen
Kegembiraan rohani dilahirkan tanpa lelah di dalam keabadian waktu seseorang yang mencintai dunia sekitarnya ~ terasa sejuk, menyenangkan, dan seperti wangi citrus dalam jiwa ~ Semua terjadi di jiwa kita yang kudus…kita akan senantiasa merasakan dan mengalami segala keindahan dan wewangian tersebut karena semua itu dihasilkan dari kesadaran murni seseorang yang mengetahui makna dari tindakan hidupnya.
Di pagi hari, jiwa memanggil suka cita atas kesehatan dan kemakmuran untuk bangkit dan menerangi…
Menuai benih-benih belaskasih dari kegelapan and memberkati malam untuk menutrisi hati dan pikiran…
Jiwa kemudian berbisik kepada alam semesta,
setiap dari kita terpanggil untuk memeluk yang tersingkirkan, tak terlihat, tak mampu bersuara, dengan kasih dan kagum karena merekalah yang pertama dari gairah kehidupan…
Cahaya pagi terasa hangat dan lembut, menyembuhkan… Dengannya dahan-dahan baru bertumbuh dan daun-daun terlahirkan… Ia adalah pancaran kehidupan… Berpendar dan selalu merasuk lembut segala dan disetiap sudut ruang waktu… selalu memberikan kegembiraan kepada dunia… Semua terjadi demi melayani satu tujuan, yaitu untuk menumbuhkan dan memberikan kehidupan baru… Sekali lagi… Cahaya pagi selalu memeluk, melembutkan (i.e., membuat tubuh jasmani dan rohani rileks), dan memberikan energi kesegaran baru… Sebagaimana bunga-bunga merekah berkembang ketika saatnya tiba…
Morning is just starting… blends colors beautifully…reds, oranges, yellows, golds, and many others… Life begins with multiple colors, recognized and unrecognized… with many sounds and voices… All welcome a new day with one hope… to have a better life… For greater humanity and God’s glory…
Fajar pagi baru saja mulai… warna semesta tercampur dengan indah… merah, orange, kuning, emas, and warna-warna lainnya… Kehidupan senantiasa dimulai dengan campuran warna-warni, dikenali dan tidak dikenali… dengan campuran begitu banyak bunyi dan suara-suara… Semua menyambut datangnya hari baru dengan satu pengharapan… yaitu… memiliki hidup yang lebih baik… untuk semakin besar penghargaan nilai-nilai kemanusiaan dan kemuliaan Allah…
Rony Kusnadi, Ph.D.
Rawatlah apa yang anda impikan
Bukalah hati dan biarkan benih-benih surgawi tumbuh
Kemudian kumpulkan kenangan-kenangan dari langit
Pelajari bagaimana mengairi benih-benih bumi yang benar
Pahami bagaimana cara cahaya matahari memberikan energy kehidupan
Sehingga harapan-harapan hijau bisa bertumbuh kembang
— Satu hal yang perlu anda hargai setiap hari adalah
kekuatan dan kepercayaan hati
Yang diperuntukan demi kebesaran Kemanusiaan dan kemuliaan Allah
Bahwa suatu hari anda akan menuai hasil yang paling manis dari pengorbanan
Karena mimpi yang menjadi perwujudan pengharapan
akan selalu membawa kegembiraan dan kebahagiaan…